Posts

Cerpen : Should I Leave You Behind?

SHOULD I LEAVE YOU BEHIND? Karya : M. H. Santoso             Malam itu begitu dingin. Tubuhku tak bisa merasakan apa-apa selain genggaman tangan wanita itu. Sangat erat sehingga aku tak bisa melepaskannya. Aku pun tak ingin berusaha untuk melepaskan genggamannya. Aku terus memandanginya tanpa sedetik pun berpaling padanya. Aku berusaha sekuat tenaga untuk tetap tersenyum tegar dihadapannya.             “Tenang, Bu Endah. Sebentar lagi kita sampai,” ujar Pak RT  yang sedang menyetir mobil di depan.             “Iya, Bu, sebentar lagi kita sampai,” aku berusaha menghiburnya juga.             Ibuku tak berkata apa pun selain menahan rasa sakit. Dia tetap menggenggam tanganku. Kami sampai di depan pintu UGD. Beberapa suster datang menjemput sambil membawakan kereta dorong. Kami segera menuju ruang persalinan. Sayangnya, dokter melarang aku dan P...

Puisi : Puisi Untukmu

Image
PUISI UNTUKMU Oleh : M. H. Santoso Kau selalu menjadi mentari yang menghangatkanku Walau kau selalu menggores luka yang dalam Sekalipun kau mengabaikan kata hati ini Kau tetap menjadi bintang penuntun arahku Aku sendiri tak tahu Entah kapan cerita ini dimulai Atau kapan akan berakhir Aku tak tahu dan tak ingin tahu

Puisi : Pintu Senja

Image
PINTU SENJA Oleh : M. H. Santoso Selama tampak dari pesisir Sang mentari yang tergelincir Ditelan ombang-ambing lautan Menyeringai merah penuh arogan Wahai hamba, Pintu senja akan terbuka Selama senja tiba dengan wajarnya Maaf hamba akan diterima Selama pintu senja terbuka dengan wajarnya

Puisi : Adakah Kawan Untukku

Image
ADAKAH KAWAN UNTUKKU? Oleh : M. H. Santoso Kawan? Itukah katamu? Itukah tanyamu? Jangan membuatku tertawa Adakah kawan untukku? Ketika aku hanyalah seonggok batu karang Terbuang basi di tepi lautan Terombang-ambing tak bertujuan

Puisi : Aku ..... Dirimu

Image
AKU ..... DIRIMU Oleh : M. H. Santoso Aku bukanlah insan seperti dirimu Selalu ada kawan di setiap tikungan Yang luput dari rasa kesepian Selalu siap dan penuh harapan Aku iri kepada dirimu Insan muda yang penuh gairah Kuat batinmu tanpa payah Perkasa dan pantang menyerah

Puisi : Kasih di Pelataran

Image
KASIH DI PELATARAN Oleh : M. H. Santoso Kasih ini bagaikan dedaunan di pelataran Yang menguning dan berserakan Pucat kering dan berdebu Tak mungkin lagi menjadi hijau

Link Program Delphi

Assalamualaikum Untuk teman-teman ysng membutuhkan : Delphi